Selasa, 22 Maret 2016

PELAYANAN MENEMBUS BATAS ( Bagian 1)



PELAYANAN MENEMBUS BATAS ( Bagian 1)
By. J.  Labery
Refleksi:
Sebuah Pelayanan Menembus batas adalah pelayanan dengan hati yang tulus untuk membantu sesama umat manusia agar lebih baik dan berguna bagi Bangsa dan Negara. Yayasan Batu Karang Nusantara Cabang Saumlaki bekerja sama dengan JPCC Jakarta terpanggil dan hadir untuk membantu dan mendukung  Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Barat serta bekerja sama dalam rangka menangani gizi buruk dan penyediaan saluran air bersih.  Dari Pelayanan Menembus Batas ini kirannya membuka hati dan kepedulian kita agar tetap menjadi berkat bagi sesama umat manusia. Berikut ini kami sajikan Pelayanan Menembus Batas  diKabupaten Maluku Tenggara Barat:

Pelayanan Gizi Buruk

Yayasan Batu Karang Nusantara Cabang Saumlaki bekerja sama dengan Puskesmas kelurahan saumlaki  dalam rangka mengumpulkan data-data mengenai anak-anak yang tergolong dalam gizi buruk dan selanjutnya layak mendapatkan perhatian dan pelayanan khusus.
Pelayanan gizi buruk dipusatkan di Kecamatan Tanimbar Selatan yang terdiri dari 1 Kelurahan dan 3 desa dengan perincian sebagai berikut:
  
Kelurahan Saumlaki terdiri dari 2 (dua) orang 

SRI LESTARI lahir pada tanggal 6 September 2012. Pada saat pertama kali kami kunjungi tanggal 28 Mei 2015, berat badan 8 kg. Bantuan yang di berikan berupa pemberian susu SGM dan pelayanan doa mulai dari bulan Mei 2015 sampai dengan bulan Oktober 2015, dan puji Tuhan anak tersebut sudah sehat,  berat badan terakhir 13 kg. Selanjutnya dari pihak Puskesmas sudah menyarankan untuk sementara bantuan di hentikan sambil  kami memantau perkembangan sang putri sri lestari, anak yang pintar dan cerdas.

MONIKA DITIOMASE lahir pada tanggal 20 februari 2014. Pertama kali kami kunjungi pada tanggal 28 Mei 2015 berat badan, 6,9 kg. Mulai saat itu kami mulai memberikan bantuan berupa susu SGM dan sesuai kebutuhan dan pelayanan doa. Puji Tuhan berangsur-angsur mulai mengalami perubahan. Namun sampai dengan akhir bulan Agustus 2015, Yayasan Batu Karang Nusantara Cabang Saumlaki tidak bisa melanjutkan pelayanan karena yang bersangkutan sering berpindah tempat dan sampai saat ini tidak tahu keberadaan mereka. Biarlah Monika Detiomase menjadi anak yang sehat dan cerdas.

Desa Sifnana 1 ( satu ) orang.

MARTHA LAMERE lahir pada tanggal 22 Desember 2014. Pertama kali kami kunjungi tanggal, 31 Mei 2015 kondisi marhta sangat memprihatinkan, berat badan 3,9 kg. kami juga melakukan pelayanan yang sama yakni bantuan susu Lactogen dan pelayanan doa sampai dengan bulan Juli 2015. Namun Martha Lamere tidak mengalami perubahan karena sering mengalami sakit batuk dan selanjutnya kami mengambil inisiatif untuk pengobatan  ke dokter. Puji Tuhan Martha mengalami perubahan yang luar biasa setelah mendapatkan pengobatan rutin dari dokter dan timbangan terakhir berat badan 4.5 kg pelayanan terus kami lanjutkan sampai dengan bulan desember dan Martha terus mengalami perubahan.  Rencana buan Januari 2016 kami juga akan menghentikan bantuan susu kepada Martha dan terus kami    pantau perkembangannya. Semoga Martha menjadi anak yang sehat dan cerdas.

Desa Lermatang Satu Orang.

DERIKA EMRAY lahir pada tanggal, 27 Maret 2014 Pertama kali kami kunjungi tanggal, 31 Mei 2015.  Pada saat itu kami lihat kondisi Derika Emray yang sangat memprihatinkan karena yang bersangkutan selain mengalami gizi buruk, juga mengalami sakit paru-paru, berat badan pada saat itu 3,2 kg, tindakan awal yang kami lakukan adalah memberikan bantuan susu dan selanjutnya Derika segera dibawa ke dokter untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Dan arahan dokter adalah harus mendapatkan pelayanan lanjutan yaitu pengobatan rutin selama 6 bulan. 

Puji Tuhan Derika berangsur-angsur kesehatannya mulai di puluhkan. Hasil pemeriksaan terakhir bulan November Derika Emrai telah sembuh. Bulan Desember kami  telah menghentikan bantuan susu SGM, namun kami masi tetap memantau perkembangan Derika Emray. Semoga Derika menjadi anak yang sehat dan cerdas.

Desa Latdalam jumlah 3 (tiga) orang. 
GEALIN lahir pada tanggal, 3 Januari 2013 dua bulan setelah kelahiran Gealin, ibunya pergi meninggalkan dia. Dan mulai saat itu dia diasuh oleh Kakek dan Neneknya sehingga keadaannya semakin buruk, dia bukan saja menderita gizi buruk tetapi juga penglihatan Gealin mengalami gangguan. Pertama kali kami mengunjungi gealin pada tanggal,2 Juni 2015 berat badannya  5.4 Kg.

Kami hanya bisa mengunjungi gealin selama 3 (tiga) bulan karena kondisi jalan yang menuju ke desa latdalam rusak berat sehingga kami tidak bisa memantau perkembangan Gealin. Namun kalau ada yang datang dari desa kami berusaha untuk mengirim susu SGM buat Gealin. Sampai saat ini kami belum bias mengunjungi Gealin.    Semoga Gealin menjadi anak yang sehat dan cerdas.

BRAYEN dan BRIYAN Lahir pada tanggal, 3 Januari 2015 keduanya adalah bayi kembar. Pertama kali kami mengunjungi  Brayen dan Briyan tanggal, 2 Juni 2015 kedua bayi ini mengalami kondisi tubuh yang sangat memprihatinkan berat badan  Brian 4,10 kg dan Brayen 3,6 kg. Kami membantu mereka dengan memberikan bantuan susu selama 2 bulan mulai bulan Juni sampai dengan awal Agustus.  Selanjutnya kami tidak memberikan bantuan lagi karena Brayen dan Briyan telah berangkat ke Ambon untuk pengobatan lanjutan.

Akhir dari sebuah pelayanan adalah untuk Pujian Kebesaran Tuhan Yesus Kristus, kiranya Pelayanan ini dapat membantu anak-anak yang kurang beruntung dan mereka dapat menjadi putra - putri yang berguna bagi generasi mereka.  ( YBKS-JPCC Jakarta)













0 komentar:

Posting Komentar