Kamis, 10 Maret 2016

KEPUTUSAN




KEPUTUSAN
( P.Saiya )

Eleni Gatzoyianmis tinggal di Yunani ketika sebuah perang saudara mengancam untuk memecahbelah negeri ini ( 1946-1949), dan ketika kaum komunis merebut rumahnya dan menjadikannya markas mereka, dia tidak melawan. Dia masih dapat berharap bahwa hal  ini hanya bersifat sementara saja dan segalanya akan kembali normal. Tetapi kemudian mereka mengumumkan bahwa mereka akan mengambil dan membawa kedua anak laki-lakinya ke sebuah Negara lain di mana mereka akan dilatih tentang prinsip-prinsip Partai komunis. Di dalam lubuk hatinya yang paling dalam berontak, ia tahu bahwa  hal ini tidak mungkin akan terjadi dan dia mulai merencanakan sebuah pelarian. Dia menyadari bahwa jika ia sendiri mencoba untuk membawa mereka melewati garis batas kaum pembrontak ke kampung berikutnya, di mana paman mereka dapat menolong mereka, musuh tidak akan dapat menjangkaunya, tetapi dia bernalar dengan tepat bahwa dua anak yang berjalan bersama-sama menyusuri jalan tidak akan menarik banyak perhatian. Ketika sinar fajar pertama baru  merekah, dia pergi dengan mereka sejauh nyalinya mengizingkan. Dan dengan sebuah pelukan terakhir yang begitu erat, ia mendorong mereka untuk bergegas. Hal  terakhir yang dilihat oleh kedua anak laki-laki itu ketika mereka berbalik untuk melihat ke belakang adalah lambaian tangan ibu mereka dari kejahuan.

Ketika para serdadu datang hendak menangkap kedua anaknya, ia berupaya untuk menghentikannya, tetapi kebenaran segera menyatakan dirinya. Kepala para pembrontak itu memenjarakan dalam ruang bawah tanah dari rumahnya sendiri, menganiayanya dan membawanya ke luar ke tanah lapang di hadapan regu penembak. Mereka yang menyaksikan adegan ini bercerita bahwa sesaat sebelum tembakan meletus, dia merentakan kedua tangannya dan berseru,” Anak-anaku! Anak-anaku.

Cerita diatas ini, menggambarkan tentang akibat dari sebuah keputusan yang di ambil, walaupun sebagai akibatnya ibu eleni harus kehilangan nyawanya sendiri. Keputusan yang sangat berat yang di ambil untuk menyelamatkan anak-anaknya dari tirani dan doktrin komunis yang menyesatkan. Ibu Eleni mungkin sebelum mengambil keputusan telah memikirkan secara matang sekali, misalnya apa akibatnya kalau ia di ketahui oleh pemimpin pembrontak atau sebaliknya apa akibatnya kalau ia berhasil bersama-sama dengan kedua anaknya?

Sahabat Bloger setiap keputusan yang kita ambil sudah pasti mempunyai dampak.  Dampak adalah sebuah akibat yang di timbulakan dari sikap, perbuatan atau kehendak bebas untuk memilih dengan memperhitungkan analisa-analisa dari rasio dan perasaan serta sikap hati kita.  Pikirkan tentang keputusan anda hari ini, karena sebuah keputusan yang anda ambil hari ini sangat menentukan kualitas hidup anda yang akan datang.  Sahabat Bloger, apakah ada di antara kita yang sangat sulit untuk menentukan sebuah pilihan di antara dua atau beberapa pilihan? Kalau mungkin ada di antara kita yang sementara mengalaminya! Saya mau kasih tau, jangan takut untuk mengambil keputusan! Pikirkan bahwa keputusan yang tepat akan merubah kualitas hidup kita.  Pikirkan kembali apa yang saya tuliskan. Amin

0 komentar:

Posting Komentar